Apabila bahan NaOH tidak tersedia, maka dapat digantikan dengan KOH, didasarkan pada kemiripan sifat KOH dengan NaOH, seperti sama-sama basa kuat, sama-sama memiliki sifat higroskopis (menyerap uap air), sama-sama memiliki kelarutan yang tinggi dalam air. Pada suhu 25oC, kelarutan NaOH dalam air yaitu 1110 g/L dan kelarutan KOH dalam air yaitu 1100 g/L. NaOH dan KOH juga memiliki sifat mudah terionkan menjadi ion-ionnya. Asam itu sendiri dititrasi dengan larutan baku basa kuat yang titik akhir titrasinya dapat ditetapkan dengan bantuan indikator asam basa yang sesuai atau secara potensiometri.
Terimakasih atas penjelasannya, dari pertanyaan yang pertama itu, menurut saya kesalahan yang sering terjadi adalah pada saat proses titrasi, yaitu pada penetesan larutan baku NaOH yang dilakukan secara tidak hati-hati sehingga perubahan warna yang terjadi salah dimana hasilnya yaitu berwarna ungu tua padahal hasil yang benar adalah warna merah muda yang menyebabkan hasil titrasi menjadi salah
Hai Prima ,Terimakasih ya telah bertanya, selain dari contoh penggunaan metode volumetri di bidang farmasi dalam video, contoh lainnya yaitu pada penggunaan volumetri di bidang farmasi adalah analisa asam benzoat dan asam salisilat dalam obat panu sediaan cair, dimana penetapan kadar pada penelitian ini menggunakan metode volumetri. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di jurnal penelitian ini http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/571/50
Mengenai kesalahan2 apa saja yang dapat terjadi saat praktikum volumetri, pada praktikum volumetri itu sendiri terdapat perhitungan persen kesalahan atau persen deviasi, ini adalah parameter kesalahan-kesalahan dalam proses praktikum yang biasanya disebabkan oleh kurangnya ketelitian dalam menimbang massa bahan, mengukur volume larutan, penggunaan pipet volume yang salah, alat-alat praktikum yang tidak bersih dan terkontaminasi, dan lain-lain.
Nama : Ariana Herawati NIM : G1E121060 Kelas : B 1. Soal No.1: Jelaskan mengapa ada perbedaan antara maturasi sel limfosit T dan maturasi sel limfosit B, lalu bagaimana peran maturasi sel limfosit T dan B dalam mempertahankan imunitas? dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/styIwCmjtSU?si=zcfSk1zgSmBCEMyC 2. Soal No.2 : Bagaimana peran farmasis dalam siklus manajemen obat pasien pasca transplantasi untuk meminimalkan efek samping dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/m8Pl63zxHyQ?si=Q3_6SP2ap2nPq38O 3. Soal No.3 : Bagaimana perubahan lingkungan dapat memengaruhi respons imun adaptif, terutama kemampuan sel T dan sel B dalam merespons vaksinasi covid 19. Link Video : https://youtu.be/GREwjZDrVNE?si=i8BeVmkC8ZzDPRPd 4. Soal No.4 : Bagaimana mekanisme kerja agen imunoterapi dalam merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker, dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/tqVKPlLNH0k?si=qUsHt0...
Apabila bahan NaOH tidak tersedia, maka dapat digantikan dengan KOH, didasarkan pada kemiripan sifat KOH dengan NaOH, seperti sama-sama basa kuat, sama-sama memiliki sifat higroskopis (menyerap uap air), sama-sama memiliki kelarutan yang tinggi dalam air. Pada suhu 25oC, kelarutan NaOH dalam air yaitu 1110 g/L dan kelarutan KOH dalam air yaitu 1100 g/L. NaOH dan KOH juga memiliki sifat mudah terionkan menjadi ion-ionnya. Asam itu sendiri dititrasi dengan larutan baku basa kuat yang titik akhir titrasinya dapat ditetapkan dengan bantuan indikator asam basa yang sesuai atau secara potensiometri.
BalasHapusterima kasih khairunnisa sudah membantu menjawab pertanyaan dari vidio tersebut
HapusTerimakasih atas penjelasannya, dari pertanyaan yang pertama itu, menurut saya kesalahan yang sering terjadi adalah pada saat proses titrasi, yaitu pada penetesan larutan baku NaOH yang dilakukan secara tidak hati-hati sehingga perubahan warna yang terjadi salah dimana hasilnya yaitu berwarna ungu tua padahal hasil yang benar adalah warna merah muda yang menyebabkan hasil titrasi menjadi salah
BalasHapusterima kasih keiza sudah menanggapi pertanyaan dari vidio dan mau membagikan ilmunya
HapusSelain contoh penggunaan metode volumetri yang sudah dijelaskan, apakah ada contoh lain penggunaan metode volumetri di bidang farmasi?
BalasHapusHai Prima ,Terimakasih ya telah bertanya, selain dari contoh penggunaan metode volumetri di bidang farmasi dalam video, contoh lainnya yaitu pada penggunaan volumetri di bidang farmasi adalah analisa asam benzoat dan asam salisilat dalam obat panu sediaan cair, dimana penetapan kadar pada penelitian ini menggunakan metode volumetri. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di jurnal penelitian ini http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/571/50
HapusMengenai kesalahan2 apa saja yang dapat terjadi saat praktikum volumetri, pada praktikum volumetri itu sendiri terdapat perhitungan persen kesalahan atau persen deviasi, ini adalah parameter kesalahan-kesalahan dalam proses praktikum yang biasanya disebabkan oleh kurangnya ketelitian dalam menimbang massa bahan, mengukur volume larutan, penggunaan pipet volume yang salah, alat-alat praktikum yang tidak bersih dan terkontaminasi, dan lain-lain.
BalasHapusWahh terima kasih khairunnisa sudah menanggapi pertanyaan dari vidio dan mau membagikan ilmunya lagii
Hapus