UAS IMUNOLOGI DAN SEROLOGI
Nama : Ariana Herawati NIM : G1E121060 Kelas : B 1. Soal No.1: Jelaskan mengapa ada perbedaan antara maturasi sel limfosit T dan maturasi sel limfosit B, lalu bagaimana peran maturasi sel limfosit T dan B dalam mempertahankan imunitas? dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/styIwCmjtSU?si=zcfSk1zgSmBCEMyC 2. Soal No.2 : Bagaimana peran farmasis dalam siklus manajemen obat pasien pasca transplantasi untuk meminimalkan efek samping dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/m8Pl63zxHyQ?si=Q3_6SP2ap2nPq38O 3. Soal No.3 : Bagaimana perubahan lingkungan dapat memengaruhi respons imun adaptif, terutama kemampuan sel T dan sel B dalam merespons vaksinasi covid 19. Link Video : https://youtu.be/GREwjZDrVNE?si=i8BeVmkC8ZzDPRPd 4. Soal No.4 : Bagaimana mekanisme kerja agen imunoterapi dalam merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker, dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/tqVKPlLNH0k?si=qUsHt0...
Anda menjelaskan salah satu metode yang dapat meningkatkan kelarutan adalah dispersi padat, apa bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan PVP K90 sebagai matriks dispersi padat dapat meningkatkan laju disolusi ibuprofen dan apakah peningkatan ini dapat dianggap signifikan dari sudut pandang farmakologis? Selain itu, bagaimana karakteristik sistem dispersi padat ibuprofen-PVP K90 dibandingkan dengan campuran fisiknya dan apakah ada keuntungan tertentu dalam menggunakan sistem dispersi padat dibandingkan dengan campuran fisik dalam hal efektivitas pengobatan dan keamanan pasien?
BalasHapusBeberapa bukti menunjukkan bahwa penggunaan PVP K90 sebagai matriks dispersi padat dapat meningkatkan laju disolusi ibuprofen. Salah satu studi menunjukkan bahwa penggunaan PVP K90 dalam sistem dispersi padat ibuprofen meningkatkan laju disolusi hingga 2,5 kali lipat dibandingkan dengan ibuprofen murni. pada kasus lain juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam laju disolusi ibuprofen ketika digabungkan dengan PVP K90 dalam sistem dispersi padat.
HapusPeningkatan laju disolusi yang signifikan dapat dianggap penting dari sudut pandang farmakologis karena dapat meningkatkan bioavailabilitas obat. Bioavailabilitas adalah kemampuan obat untuk masuk ke dalam sirkulasi sistemik dan mencapai situs aksi di dalam tubuh. Peningkatan bioavailabilitas dapat menghasilkan efek terapeutik yang lebih baik dan lebih cepat pada pasien.
Karakteristik sistem dispersi padat ibuprofen-PVP K90 dibandingkan dengan campuran fisiknya adalah bahwa dalam sistem dispersi padat, partikel obat terdispersi secara homogen dalam matriks polimer, sementara dalam campuran fisik, partikel obat dan polimer dicampur secara mekanik. Oleh karena itu, sistem dispersi padat dapat memberikan kontrol yang lebih baik terhadap laju pelepasan obat dan menghindari segregasi partikel selama proses pengolahan dan penyimpanan.
Keuntungan lain dalam menggunakan sistem dispersi padat dibandingkan dengan campuran fisik dalam hal efektivitas pengobatan dan keamanan pasien adalah bahwa sistem dispersi padat dapat mengurangi dosis yang diperlukan untuk mencapai efek terapeutik yang sama dengan campuran fisik. Hal ini dapat mengurangi risiko efek samping yang tidak diinginkan karena pasien menerima dosis yang lebih rendah. Selain itu, sistem dispersi padat dapat meningkatkan stabilitas obat dan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh pemrosesan mekanik yang digunakan untuk membuat campuran fisiknya.
Oh jadi PVP K90 itu memang dapat sebagai matriks dispersi padat dan memiliki peningkatan dari sudut pandang efek farmakologis karna dapat meningkatkan bioavaibilitas obat sehingga efek terapeutik lebih cepat bagi pasien. Lalu keuntungan menggunakan dispersi padat daripada campuran fisik salah satunya dalam efektivitas pengobatan karna sistem dispersi padat dapat mengurangi dosis yang diperluka untuk mencapai efek terapeutik yang sama dengan campuran fisik, hal ini dapat mengurangi risiko efek samping yang tidak diinginkan karena pasien menerima dosis yang lebih rendah
HapusDari video yang anda jelaskan bahwa disolusi itu sangat diperlukan untuk meningkatkan bioavailibilitas obat dalam darah, lalu bagaimana cara meningkatkan laju disolusi ibuprofen untuk meningkatkan bioavailibilutas obat dalam darah? apakah terdapat efek samping yang mungkin terjadi dengan peningkatan laju disolusi tersebut?
BalasHapusUntuk meningkatkan laju disolusi ibuprofen, beberapa cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
HapusPenggunaan teknologi sediaan farmasi seperti nanoteknologi atau teknologi terkini lainnya. Salah satu contoh teknologi tersebut adalah teknologi nanoemulsi yang dapat meningkatkan kelarutan dan laju disolusi obat.
Menggunakan bahan tambahan seperti surfaktan, pengisi, dan disintegrasi. Bahan tambahan ini dapat membantu meningkatkan kecepatan disolusi dan kelarutan obat.
Merubah bentuk sediaan obat, seperti membuat sediaan obat menjadi bentuk serbuk atau tablet yang lebih mudah larut.